ads

Menkominfo Berharap museum Monumen Pers Nasional dapat menerapkan akselerasi transformasi digital

 

Tangkas Dia - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mendorong museum Monumen Pers Nasional menerapkan akselerasi transformasi digital di setiap layanan.


Menurutnya, pandemi COVID-19 mendorong bangsa-bangsa di dunia dan Indonesia untuk mengakselerasi transformasi digital sehingga ini menjadi momentum yang tepat bagi Tugu Pers Nasional untuk melakukan pencitraan ulang.


“Jika Radio Solo hadir pada tahun 1933, dan pada tahun 1945 pemberitaan proklamasi dilakukan ke seluruh pelosok tanah air termasuk Solo, maka pada tahun 2021 ini merupakan lompatan baru dalam penyiaran digital, era transformasi digital. Inilah momentumnya, Jadi konsep yang terlahir kembali perlu kita kembalikan, ”ujarnya saat mengikuti Tur Monumen Pers Nasional di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis.


Menurut Johnny, lahirnya transformasi baru ditandai dengan penggunaan alat analog untuk sebuah perjuangan dan adaptasi teknologi baru yaitu teknologi digital.


Oleh karena itu, Kominfo akan membentuk tim untuk menyiapkan desain yang komprehensif. Koleksi monumen harus dibuat dengan baik, tidak hanya kokoh, tetapi juga memiliki koleksi monumental untuk menandai perjuangan bangsa.


“Sejarah ini untuk menghidupkan kembali semangat persatuan nasionalisme,” ujarnya.


Menteri Komunikasi dan Informatika menilai Monumen Pers Nasional berpotensi membangkitkan sikap nasionalistik generasi penerus bangsa, karena setiap benda koleksi sejarah mengandung makna yang dalam dalam perjuangan cinta tanah air. Dengan begitu, kata dia, rasa persatuan antar generasi penerus bangsa semakin erat.


Johnny juga mendorong agar keunggulan nilai sejarah harus dimanfaatkan secara komprehensif oleh setiap individu. Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi modal utama dalam membangun kekuatan nasional yang mampu menghadapi berbagai tantangan yang menghadang.


"Saya melihat ada lebih dari 238.000 koleksi yang belum didigitalkan." Tidak harus selesai dalam satu tahun, tapi kita harus menyusun konsep besar yang akan difinalkan melalui ketersediaan fiskal untuk cara pembuatannya, " dia berkata.


Di hadapan seluruh pegawai Monumen Pers Nasional dan wartawan lokal yang hadir, Menkominfo menyatakan bahwa revitalisasi pemugaran, pelestarian monumen ini diperlukan untuk menjaga dan mengawal sejarah perjalanan bangsa, penyiaran, dan pemugaran. pers nasional.

Situs Internet Bola Tangkas | BolaTangkas Android | Agen Bola Tangkas Tangkas Dia



Post a Comment

0 Comments