Jota Sport #28 yang harus puas di posisi kedua di seri kedua WEC 2021. Sumber foto: seangp.com
TANGKAS DIA - Jota Sport yang berhasil menguasai balapan ketahanan yang diselenggarakan di Portugal. Sayangnya tim Sean Gelael, Jota #28, harus puas finis kedua karena mereka telah disalip di saat-saat akhir lomba.
Pada balapan seri kedua FIA World Endurance Championship (WEC) 2021 di Portimao, Portugal, pada hari Minggu (13/6/2021), Sean dkk yang memulai start dari pole position. Ini membuat para pembalap Jota #28 itu pede untuk mendapatkan kemenangan.
Tapi, balapan 8 Hours of Portimao ini tidak berjalan sesuai dengan keinginan tim. Start dari P1 pada kelas LMP2, Tom Blomqvist yang telah memulai perjuangan Jota #28 malah terjepit oleh Giedo van der Garde dari Racing Team Netherland dan bahkan mereka harus disundul hingga melintir oleh sesama pembalap Jota dari tim #8 Antonio Felix da Costa.
Alhasil dia mereka harus kehilangan posisi tersebut di tikungan ketiga dan bahkan harus melorot ke paling belakang. Tapi, Blomqvist yang telah mampu memperbaikinya hingga saat Sean menggantikannya, Jota #28 sudah ada di posisi keenam.
Sean akhirnya berhasil memperbaiki ke posisi keempat dan mampu mempertahankannya untuk waktu lama. Vandoorne yang kemudian mengambil alih mobil untuk membuat sebuah kejutan di tengah race.
Pembalap asal Belgia itu bahkan mampu menempatkan Jota #28 di posisi pertama saat dirinya mengembalikannya ke Blomqvist. Dengan jarak yang saat itu cukup aman dari posisi kedua sekitar 5-10 detik, kemenangan sepertinya jadi milik Jota #28.
Da Costa yang lantas kesetanan karena mereka ingin menang di kandang sendiri untuk menggeber mobilnya dengan kencang, sehingga mereka mampu menyalip Tom yang kembali duduk dibalik kemudi pada sisa lima menit balapan.
Alhasil, perjuangan panjang tim Jota #28 akhirnya harus terhenti di posisi kedua setelah mereka bertarung selama 475 menit. Jota #38 yang telah berhasil finis sebagai juara di seri Portimao dan peringkat ketiga ditempati oleh tim United Autosports USA.
Di posisi keempat ada Team WRT disusul Inter Europol Competition. Setelah ini Sean akan balik ke Indonesia terlebih dulu untuk persiapan putaran ketiga WEC yang akan digelar di Monza, Italia, tanggal 18 Juli.
"Tentu kami sangat kecewa dan sedih, tapi kami belum habis di race tersebut. Kami akan bangkit untuk tampil lebih baik pada seri berikut," kata Sean Gelael seraya menyinggung insiden di lap pertama yang telah merugikan timnya dalam rilis kepada detikSport.



0 Comments