Sumber : Istimewa
TANGKAS DIA - Penyanyi dan penulis lagu Lenka baru saja merilis single terbaru dengan judul Ivory Tower. Dalam karya terbarunya ini, musisi asal Australia itu bekerja sama dengan Dave Jenkins sebagai produser.
Ada isu menarik yang diangkat dalam lagunya kali ini. Dalam lagu Ivory Tower, pelantun The Show itu mengisahkan tentang kekuasaan, harta dan popularitas sekaligus melancarkan kritiknya terhadap hal-hal itu.
"Di lagu ini aku masuk ke dalam kepala orang-orang kaya, berkuasa, dan serakah yang hanya peduli kepada diri mereka sendiri, sementara orang-orang lain menderita," ungkap Lenka dalam siaran pers yang diterima, pada Senin 7 Juni 2021.
"Aku mencoba mencari cara untuk dapat berada di posisi mereka; keinginan untuk selalu melindungi dirimu sendiri dan kepuasan menjadi sosok jahat, mungkin? Lagu ini adalah sebuah kritik dan mungkin sebuah peringatan." lanjut perempuan kelahiran 19 Maret 1978 itu.
Meski berisi kritik, Ivory Tower bukan lah lagu yang terdengar terlalu keras. Lenka membalut single terbarunya itu dengan musik bernuansa retro dan kental dengan instrumen bass.
Tidak hanya merilisnya begitu saja, Lenka juga membuat video klip dari lagu Ivory Tower. Kali ini, Lenka bekerja sama dengan Mitch Hertz yang didapuknya sebagai sutradara.
"Aku berkolaborasi dengan Mitch yang menempatkanku di dalam dunia kartun bernuansa foto kopi penuh dengan menara yang akhirnya runtuh, yang kemudian berdiri kembali di atas bumi palsu," tutur Lenka.
Lenka menyebutkan, ada nuansa tempo dulu yang kental dalam video klipnya kali ini. Sebab, dalam pembuatannya, dirinya memang terinspirasi dari era 1980-an.
"Estetik video ini terinspirasi dari video art khas 80an dan animasi Monty Python. Adegan yang menampilkan diriku aku rekam sendiri menggunakan iPhone di kamar tidur anakku. Lockdown memaksa kita untuk berkarya menggunakan apa pun yang kita punya di rumah dan rasanya sangat membebaskan," cerita Lenka lagi.



0 Comments