ads

4 Penyebab Merinci Pengeluaran Serasa Gak Ada Ujungnya

 

Ilustrasi, sumber foto: Istimewa


Merinci pengeluaran bulan lalu dan bulan ini, terkadang kita justru akan heran dengan diri sendiri. Mengapa, biaya terus datang dan pergi seolah-olah tidak ada habisnya? Bahkan ketika pendapatan meningkat, biaya juga akan meningkat. Sebenarnya apa yang membuat keuangan selalu habis sebelum waktunya? Kebiasaan inilah yang harus kita ubah sekarang;


1. Mengabaikan Hutang dan Angsuran


Saat gajian tiba, rasanya kita punya banyak uang untuk dibelanjakan. Pada akhirnya kita secara tidak sadar menggunakan uang untuk membeli apapun yang kita inginkan. Tiba-tiba, mendekati sepertiga bulan kantong kita sudah mulai rata. Ternyata ada cicilan dan pinjaman yang terlewat untuk dibayar.


Solusi Alternatif;


Hari gajian memang membuat kita merasa bahagia. Namun, kini saatnya belajar menunda kesenangan. Tempatkan pembayaran rutin seperti pinjaman dan cicilan sebagai prioritas. Setelah menyelesaikan semua kewajiban pembayaran, barulah kita memiliki pilihan kebebasan untuk menggunakan uang kita. Menunda kewajiban pembayaran hanya akan berdampak jangka panjang dibanding harus menunda kesenangan untuk sementara waktu.


2. Pengen ini itu. Ternyata melebihi anggaran alias over budget bos!


Seperti kata pepatah, niat hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Ingin punya barang ini dan itu, tapi penghasilannya tidak cukup untuk mencapainya. Jika kamu tetap ngotot, keuanganmu akan minus yang akan membuat dirimu sendiri berantakan.


Solusi alternatif;


Sederhanakan gaya hidupmu. Buat hati dan pikiranmu nyaman dengan diri sendiri. Sortir dan pilih pengeluaran mana yang termasuk kebutuhan dan keinginan. Jika kamu ingin mendapatkan barang yang kamu inginkan, inilah saatnya menambah penghasilanmu.


3. Menambah hutang dan cicilan baru bila yang lama belum selesai


Besaran porsi pembayaran angsuran yang direkomendasikan oleh ahli keuangan tidak boleh melebihi sepertiga dari gaji. Pasalnya, penghasilan bulanan tidak hanya untuk membayar utang dan cicilan, bukan? Masih ada berbagai kebutuhan lain yang harus dipenuhi, agar keseharian kita bisa terus berjalan dengan lancar dan baik.


Solusi alternatif;


Pilih tempat pembiayaan dengan bunga terjangkau. Perhatikan juga biaya cicilan bulanan dan jangka waktu cicilan. Jika cicilanmu sebelumnya tinggi, pertimbangkan kembali untuk menambahkan cicilan baru. Jadi, hindari menggali lubang menutup lubang, ya.


4. Tidak memiliki target finansial


Memiliki cita-cita setinggi-tingginya tentunya tidak menjadi masalah. Asal, kita juga mengimbanginya dengan kerja keras dan usaha. Begitu juga dengan keuanganmu. Rencanakan target spesifik agar kita lebih bersemangat. Selain itu, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian pendapatannya untuk pos dana darurat. Ketika suatu saat kamu membutuhkan pencairan dana secara tiba-tiba, kamu tidak akan tergesa-gesa dan panik, deh.


Solusi alternatif;


Sekarang, luangkan waktu sejenak untuk mempelajari jenis-jenis investasi yang berguna untuk masa depan. Pilih sesuai profil risikomu. Jangan malu untuk bermimpi memiliki simpanan dana dan aset untuk masa depanmu.


Berbekal ketekunan dan konsistensi untuk diri kita sendiri, kebebasan finansial bukan hal yang mustahil untuk kita dapatkan. Mulailah dengan menghentikan kebiasaan yang tidak perlu yang dapat menghambat kelancaran finansialmu, ya.

Situs Internet Bola Tangkas | BolaTangkas Android | Agen Bola Tangkas Tangkas Dia

Post a Comment

0 Comments