Massa Front Pembela Islam (FPI) dkk sejak pagi tadi mulai berdatangan ke depan Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis. Sebelum menjalankan aksi demo aksi bela Nabi, terlihat massa tengah menggelar salat Zuhur berjemaah terlebih dahulu.
Hari Senin (2/11/2020), berlokasi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.50 WIB, mereka tengah melaksanakan salat berjemaah. Mereka berwudu dengan menggunakan air mineral dalam botol.
"Kita mengawali aksi dengan melakukan salat Zuhur berjemaah dulu," ucap salah seorang perwakilan massa melalui pengeras suara.
Terlihat massa tengah menunaikan salat di tengah jalan di dekat Bawaslu. Mereka menjadikan sejadah, kain, hingga poster yang digunakan sebagai alas.
Sementara itu, polisi terlihat masih bersiaga di sekitar Kedubes Prancis. Kendaraan taktis untuk mengamankan demo juga telah disiagakan.
Sedangkan untuk arus lalu lintas (lalin) di Jalan MH Thamrin yang menuju arah Bundaran Hotel Indonesia sepenuhnya telah ditutup di depan Kedubes Prancis. Polisi juga terlihat telah memasang kawat berduri dan beton barier.
Habib Rizieq Syihab telah menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk mengikuti aksi bela Nabi Muhammad SAW. Aksi yang telah digelar di Jakarta dan Bandung dalam waktu yang berbeda.
"Saya serukan semuanya untuk aksi 211 (2 November) di Jakarta dan aksi 411 (4 November) di Kota Bandung untuk membela Nabi Muhammad SAW yang telah dihinakan, dilecehkan oleh Presiden Prancis, yang dihinakan, dilecehkan oleh sebagian masyarakat Prancis, oleh media-media Prancis," ujar Habib Rizieq dalam akun YouTube Front TV, Minggu (1/11).
Rizieq juga menegaskanbahwa jangan pernah diam apabila Nabi Muhammad SAW dihina. Dia mengajak kepada seluruh umat Islam untuk menunjukkan kecintaan dan pembelaan kepada Nabi Muhammad SAW.
"Jangan pernah berikan ruang sekecil apa pun, kepada siapa pun yang ingin merendahkan melecehkan Nabi kita Sayyiduna Muhammad SAW," ucap Rizieq.



0 Comments