
TRIBUNNEWS.COM - Nekat lakukan aksi jilati kloset duduk, seorang influencer remaja positif terinfeksi corona.
Larz (21) nekat menjilati kloset duduk di sebuah toilet untuk menjawab tantangan #viruscorona di media sosial.
Sayangnya, aksi menjijikkannya itu justru membawa petaka bagi Larz.
Sosok influencer anak muda yang terkenal lewat TikTok dan Twitter tersebut menyatakan bahwa dirinya terjangkit virus corona setelah menjilati toilet duduk yang diunggah melalui video dan viral. Pada Minggu (22/3/2020), Larz mengabarkan kalau dirinya sedang berada di rumah sakit, seperti yang dikabarkan dari Daily Mail.
"Saya dites positif terkena virus corona," ujar remaja asal Beverly Hills itu melalui akun Twitternya.
Akun Twitternya ditangguhkan sejak peristiwa 'penjilatan toilet duduk' itu mengundang banyak reaksi mual dan menjijikkan. Video joroknya itu merupakan tantangan #viruscorona di media sosial.
Banyak pengguna media sosial khususnya TikTok yang melakukan hal serupa.
Meski begitu, belum dapat diketahui apakah aksi Larz menjilati closet duduk toilet itu adalah sumber awal dari penyakit Covid-19 yang dideritanya kini. Dia mengaku mendapatkan 'banyak uang' dari video daringnya. Aksi menjijikkan Larz menjadi keprihatinan tersendiri bagi para pengidap corona.
Bahkan, seorang perawat tak tahan dan merasa tertekan merawat pasien corona hingga tertular lantas memilih bunuh diri.Tekanan berat, stres, hingga depresi memang mampu mendorong seseorang untuk melakukan langkah nekat mengakhiri hidupnya.
Hal itu pula yang terjadi pada diri Daniela Trezzi, seorang perawat berusia 34 tahun yang bekerja menangani virus corona di Italia. Perempuan ini bunuh diri, setelah dinyatakan positif mengidap virus tersebut. Dikabarkan, Daniela Trezzi takut virus corona yang ada pada dirinya telah menginfeksi orang lain. Ketakutan itulah yang lalu memicu datangnya stres.
Dia amat kekhawatiran bakal menyebarkan virus saat merawat pasien di San Gerardo Hospital di Monza -wilayah Lombardy yang terdampak parah. Seperti dikutip dari pemberitaan Daily Mail, Daniela Trezzi bekerja di unit perawatan intensif saat berada di bawah karantina pasca didiagnosis dengan Covid-19. ational Federation of Nurses di Italia pun mengungkapkan kecemasan atas kematian Trezzi.
Kematian perempuan itu terjadi ketika jumlah korban tewas di negara itu melonjak hingga 743 kematian tambahan, per hari Selasa lalu (24/3/2020). "Masing-masing dari kita telah memilih profesi ini untuk kebaikan, dan sayangnya juga untuk hal buruk. Kita adalah perawat," demikian pernyataan federasi tersebut. "Kondisi dan tekanan yang dialami oleh para profesional kami, adalah tanggung jawab kami."
"Episode serupa telah terjadi sepekan lalu di Venesia, dengan alasan mendasar yang sama," masih menurut pernyataan tersebut. Manajer umum Rumah Sakit San Gerardo, Mario Alparone mengatakan, Trezzi sudah menjalani masa isolasi di rumah, karena sakit sejak 10 Maret, dan memang, tidak di bawah pengawasan. Kini, kasus kematian Trezzi masih dalam penyelidikan.
Sebagai catatan, sekitar 5.760 pekerja perawatan kesehatan telah terinfeksi virus corona, berdasarkan data yang dirilis oleh sebuah lembaga penelitian di Italia. Jumlah itu sekitar delapan persen dari total kasus di negara tersebut, yang naik menjadi 69.176 per hari Selasa.
TANGKASDIA | AGEN BOLA TANGKAS | SITUS BOLA TANGKAS TERPERCAYA DAN TERBAIK SE ASIA | BERMAIN BOLA TANGKAS | TANGKASNET | JUDI ONLINE TERBAIK |



0 Comments